Struktur Projek Laravel
Setelah kita menginstal Laravel, maka akan muncul folder projek laravel kita. Nah, kalau kita lihat isi foldernya, kita akan menemukan struktur projek laravel berupa folder dan file sebagai berikut:- app/
- boostrap/
- vendor/
- public/
- .gitattributes
- .gitignore
- arisan
- composer.json
- composer.lock
- phpunit.xml
- server.php
Penjelasan!
- app/, Folder app digunakan sebagai tempat untuk penyimpanan default kode - kode yg sudah kita buat atau kita konfigurasi. Semua kode projek aplikasi diletakkan di folde ini, seperti, konfigurasi, logika, dan lain - lain.
- commands/, Folder commands menyimpan perintah - perintah artisan yang kita buat untuk menjalankan aplikasi.
- config/, Folder ini berisi konfigurasi untuk framework ataupun aplikasi kita. Kita juga bisa membuat folder untuk menampung kelas validasi buatan kita.
- controllers/ , Folder controllers berfungsi untuk menyimpan class PHP controller kita.
- databases/ , dari namanya kita pasti tau fungsi folder ini. Yap! Folder ini digunakan untuk menyimpan keperluan basisdata, berupa migrasi ataupun untuk insert data ke basisdata.
- lang/ , Folder lang menyimpan berbagai lokalisasi bahasa untuk keperluan pengembangan aplikasi, paginasi, validasi dan lainnya.
- models/, Folder yang berisi class-class model yang berkaitan dengan interaksi ke database.
- start/ , Folder start menyimpan file untuk prosedur aplikasi anda.
- storage/ , Folder storage digunakan untuk menyimpan file yang dibuat oleh Laravel ke harddisk atau penyimpanan kita. Contohnya kalau kita melakukan backup database ke direktori storage/backups. Selain itu, folder storage juga menyimpan log apache, session, dan lain - lain.
- tests/ , Folder tests merupakan folder untuk meyimpan semua unit dan tests untuk keperluan pengembangan aplikasi. Secara default laravel akan mencari test dalam folder ini.
- views/ , Didalam folder views ini berisi file - file yang berhubungan dengan konfigurasi tampilan atau Frontend projek kita.
- filters.php , File yang berisi daftar filter untuk routes aplikasi. Secara default Laravel sudah menyediakan beberapa filter untuk keperluan standar seperti autentifikasi dan proteksi CSRF.
- routes.php, File routes.php berisi semua route untuk aplikasi khususnya lalu lintas request ke aplikasi.
- bootstrap/, Di dalam folder bootsrap berisi file - file untuk prosedur framework laravel. Ada beberapa file yang hanya boleh di edit oleh pengguna laravel yang sudah berpengalaman, diantaranya :
- autoload.php, Sebagaian prosedur framework ada disini.
- paths.php, Di dalam file ini berisi array dari jalur sistem file umum yang digunakan oleh framework.
- start.php, File ini berisi tentang prosedur bagaimana framework laravel berjalan.
- vendor/, Folder ini berisi tentang semua paket composer yang digunakan di dalam aplikasi kita, file framework laravel juga terdapat dalam folder ini.
- public/, Folder ini berisi assets yang di gunakan untuk meyimpan file CSS, Javascript, Image ataupun file lainnya yang diperlukan (biasanya kaitannya erat dengan View – untuk membangun frontend).
- .gitattributes, File ini merupakan file konfigurasi standar sistem versi kontrol yang sangat populer saat ini yaitu Git.
- .gitignore, Ada beberapa folder yang nantinya diabaikan oleh Git. Nah, didalam file ini folder apa saja yang diabaikan Git.
- artisan, file ini merpakan file yang berfungsi untuk mengeksekusi atau menjalankan perintah - perintah artisan CLI untuk laravel .
- composer.json dan composer.lock, kedua file ini berisi informasi tentang paket-paket composer yang akan kita gunakan untuk keperluan aplikasi.
- phpunit.xml, file ini berisi konfigurasi default Unit Testing PHP Laravel. File ini juga menangani pemuatan dependensi composer dan mengeksekusi semua test yang ada pada direktori app/tests.
- server.php, file ini berisi tentang prosedur untuk menjalankan Laravel dengna web server internal yang diperkenalkan pada PHP versi 5.4.

EmoticonEmoticon